Mitra kami di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia, memiliki kapasitas terbatas untuk menilai dampak keuangan bencana di seluruh rentang hasil potensial dan karenanya untuk menilai keseimbangan biaya dan manfaat menggunakan pembiayaan pemerintah pra-diatur, asuransi swasta atau instrumen keuangan lainnya.

Proyek FloodFinJava berusaha untuk membangun kapasitas pengambilan keputusan ini, bersama-sama mengembangkan dengan mitra lokal kami ‘kerangka pendukung keputusan’ (atau DSF) dengan perangkat lunak demonstrasi dan serangkaian analisis (‘studi kasus’) yang mengeksplorasi bagaimana kerugian dan pemodelan keuangan dapat meningkatkan perencanaan dan persiapan untuk konsekuensi keuangan dari peristiwa banjir ekstrim. DSF ini akan dikembangkan untuk menganalisis potensi penggunaan instrumen keuangan di dua kota, Solo dan Semarang, di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Tugas penelitian utama adalah mengembangkan kerangka kerja terstruktur untuk analisis berbasis model kerugian finansial dari peristiwa banjir pluvial dan fluvial. Ini akan menggabungkan data curah hujan data standar dan banjir dengan informasi lokal, mis. pada pemaparan infrastruktur seperti jalan dan jembatan atau lokasi populasi rentan. Proyek ini akan memberikan solusi perangkat lunak, menggabungkan pemaparan dan pemodelan keuangan, dengan antarmuka pengguna grafis untuk aplikasi oleh lembaga manajemen bencana lokal, perusahaan asuransi dan pemangku kepentingan lainnya. Serangkaian studi kasus aplikasi akan memberikan aplikasi ilustratif pada tingkat kecanggihan yang berbeda.

Pada akhir proyek, DSF akan diserahkan kepada dua mitra universitas lokal kami agar mereka mempertahankan dan mendukung pasca proyek. Kami juga akan memeriksa pelajaran apa yang dapat diambil dari penelitian kami untuk meningkatkan perencanaan keuangan untuk bencana alam (banjir dan bahaya lainnya) dan menempatkan pembiayaan pra-pengaturan yang tepat di Jawa Tengah, di provinsi lain di Indonesia dan di negara lain.